Sosiologi Lembaga Pendidikan: Digitalisasi Administrasi dan Relasi Sosial di Pesantren El Fira 4
DOI:
https://doi.org/10.59066/jspk.v2i2.2473Keywords:
Digitalisasi, Relasi Sosial, Pesantren, Sosiologi Lembaga PendidikanAbstract
Penelitian ini membahas digitalisasi administrasi dalam perspektif sosiologi lembaga pendidikan di Pondok Pesantren Modern El Fira 4 Purwokerto serta pengaruhnya terhadap perubahan relasi sosial antara pengasuh pondok, santri, dan wali santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengkaji berbagai bentuk digitalisasi administrasi seperti pendaftaran online, pembayaran elektronik, absensi digital, grup WhatsApp wali santri, sistem informasi santri, dan raport online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi administrasi memberikan dampak positif berupa kemudahan akses informasi, efisiensi waktu, transparansi data, serta komunikasi yang lebih cepat dan praktis. Namun, digitalisasi juga menyebabkan berkurangnya interaksi tatap muka, meningkatnya ketergantungan terhadap teknologi, serta perubahan budaya sosial di lingkungan pesantren. Relasi sosial yang sebelumnya berlangsung secara langsung kini mulai bergeser ke media digital, meskipun pesantren tetap berupaya menjaga nilai-nilai tradisional seperti adab, kedisiplinan, dan budaya pesantren agar modernisasi tetap selaras dengan nilai-nilai Islam.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Sosiologi Pendidikan Kolaboratif

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










