Penguatan Pemahaman Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) untuk Menjaga Independensi Auditor pada KAP Harly Weku & Priscillia

Main Article Content

Josina Lawalata

Abstract

Independensi merupakan fondasi kepercayaan publik terhadap opini auditor. Dalam praktiknya, auditor, khususnya staf junior kerap menghadapi tekanan yang dapat mengaburkan batas independensi, seperti hubungan jangka panjang dengan klien, tekanan imbalan jasa (fee), permintaan jasa non-asurans, serta kedekatan personal dengan klien. Kondisi ini juga relevan bagi karyawan Kantor Akuntan Publik (KAP) Harly Weku & Priscillia, yang pemahaman atas Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) sebagian besar masih bersifat normatif dan belum sepenuhnya terinternalisasi dalam situasi perikatan sehari-hari. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk menguatkan pemahaman karyawan terhadap Kode Etik Profesi Akuntan Publik dan SPAP guna menjaga independensi auditor. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui tahapan penyadaran, penguatan kapasitas, pemberian daya, dan evaluasi, yang dilaksanakan melalui ceramah interaktif, diskusi berbasis kasus, dan simulasi (role-play) dilema etika. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman peserta mengenai prinsip dasar kode etik, kemampuan mengidentifikasi lima jenis ancaman terhadap independensi, serta kemampuan menerapkan pencegahan (safeguards) yang sesuai. Pelatihan berbasis kasus dan partisipatif terbukti efektif dalam memperkuat budaya etika dan komitmen profesional staf KAP dalam menjaga independensi.

Article Details

How to Cite
Lawalata, J. (2026). Penguatan Pemahaman Kode Etik dan Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) untuk Menjaga Independensi Auditor pada KAP Harly Weku & Priscillia. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(4), 319–325. https://doi.org/10.59066/jpkm.v2i4.2585
Section
Articles