Implementasi Pemanfaatan Limbah Ban Bekas (Mobil) Menjadi Bak Penampung Air di Wilayah Wae Buka, Kelurahan Satar Tacik

Main Article Content

Daniel A. Herson
Fransiskus Safio
Novantura Rosok
Maria G.A. Jehanut
Bernadeta S. Rindu
Rospica Suryati
Ludgardis Dheko
Rofina O. Maeh
Maria K. Koni

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pemanfaatan ban bekas mobil menjadi bak penampung air dalam mengatasi limbah anorganik. Permasalahan meningkatnya limbah ban bekas mendorong perlunya inovasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Salah satu alternatif yang ditawarkan dalam kegiatan PKM  ini adalah pemanfaatan ban bekas mobil sebagai bak penampung air. Tujuannya adalah mengurangi volume limbah ban sekaligus menyediakan solusi penampungan air yang murah, tahan lama, dan ramah lingkungan. PKM ini dilaksanakan di kelurahan Satar Tacik tepatnya di Wae Buka dengan jumlah masyarakat yang terlibat yaitu 20 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah metode kualitatif deskriptif serta metode pelaksanaan kegiataanya meliputi identifikasi kondisi ban bekas,modifikasi bentuk, pelapisan bagian dalam, serta pengujian kelayakan penggunaan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa ban bekas dapat diolah menjadi tempat penampungan air yang fungsional dan cukup kuat untuk penggunaan jangka panjang. Program ini tidak hanya memberikan manfaat praktis bagi masyarakat, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan limbah melalui inovasi sederhana namun efektif bagi mereka.

Article Details

How to Cite
Herson, D. A., Safio, F., Rosok, N., Jehanut, M. G., Rindu, B. S., Suryati, R., Dheko, L., Maeh, R. O., & Koni, M. K. (2026). Implementasi Pemanfaatan Limbah Ban Bekas (Mobil) Menjadi Bak Penampung Air di Wilayah Wae Buka, Kelurahan Satar Tacik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 213–217. https://doi.org/10.59066/jpkm.v2i3.1957
Section
Articles