Penerapan Blue Economy Terhadap Pendapatan Pelaku Usaha Wisata Hutan Mangrove di Kota Kendari

Main Article Content

Ni Putu Via Anjani
Enrino Kurnia Dinova
Refalina Refalina
Diamond Limbong

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip Blue Economy serta dampaknya terhadap pendapatan sektor wisata hutan mangrove di Kota Kendari. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap masyarakat pesisir, pelaku usaha wisata mangrove, serta Dinas Lingkungan Hidup Kota Kendari. Analisis data dilakukan secara tematik melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wisata hutan mangrove di Kota Kendari telah menerapkan sebagian dari prinsip-prinsip ekonomi biru, seperti pelestarian ekosistem mangrove dan pengelolaan limbah usaha, yang berkontribusi terhadap peningkatan dan stabilitas pendapatan pelaku usaha serta memberikan dampak sosial ekonomi positif bagi masyarakat pesisir melalui penciptaan lapangan kerja. Penelitian ini memberikan kontribusi empiris mengenai praktik Blue Economy yang tumbuh secara implisit di tingkat lokal, sekaligus menegaskan pentingnya penguatan kebijakan pengelolaan wisata berbasis ekosistem sebagai strategi pembangunan ekonomi berkelanjutan di wilayah pesisir.

Article Details

How to Cite
Via Anjani, N. P., Kurnia Dinova, E., Refalina, R., & Limbong, D. (2026). Penerapan Blue Economy Terhadap Pendapatan Pelaku Usaha Wisata Hutan Mangrove di Kota Kendari. Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi, 4(3), 1328–1336. https://doi.org/10.59066/jmae.v4i3.2086
Section
Articles

References

Ardhi Sahjaya, R., Yusliandi, R., & Siregar, L. D. L. (2025). Tinjauan literatur: Peranan blue economy dalam meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir melalui sumber daya perikanan di Sumatera Utara. Jurnal Manuhara: Pusat Penelitian Ilmu Manajemen dan Bisnis, 3(2), 17–27. https://doi.org/10.61132/manuhara.v3i2.1590

Béné, C., Arthur, R., Norbury, H., Allison, E. H., Beveridge, M., Bush, S., & Williams, M. (2016). Contribution of fisheries and aquaculture to food security and poverty reduction: Assessing the current evidence. World Development, 79, 177–196. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2015.11.007

Butler, R. W. (1999). Sustainable tourism: A state-of-the-art review. Tourism Geographies, 1(1), 7–25. https://doi.org/10.1080/14616689908721291

Chambers, R. (1995). Poverty and livelihoods: Whose reality counts? Brighton: Institute of Development Studies. https://doi.org/10.1177/095624789500700106

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. https://collegepublishing.sagepub.com/products/research-design-4-237357

Fauziah, A. R., Priansyah, T. A., Ferreira, P. D. C., & Pandin, M. Y. R. (2024). Penerapan Blue Economy Pada Pendapatan Sektor Wisata Hutan Mangrove Surabaya. AKUNTOTEKNOLOGI: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Teknologi, 16(1), 109–118. https://doi.org/10.31253/aktek.v16i1.3126

Food and Agriculture Organization of the United Nations. (2018). Blue growth initiative: Partnering for sustainable fisheries and aquaculture. Rome: FAO. http://www.fao.org/3/i8512en/I8512EN.pdf

Hall, C. M. (2019). Constructing sustainable tourism development: The 2030 agenda and the managerial ecology of sustainable tourism. Journal of Sustainable Tourism, 27(7), 1044–1060. https://doi.org/10.1080/09669582.2018.1560456

Islam, M. M., & Bhuiyan, M. A. H. (2018). Tourism as a driver of sustainable coastal development: A case study of Bangladesh. Ocean & Coastal Management, 160, 18–27. https://www.e-unwto.org/doi/epdf/10.18111/9789284419722

Jasuli, A., et al. (2025). Optimalisasi Blue Economy melalui ekowisata mangrove dalam mendukung keberlanjutan ekonomi. Jurnal ISO, 5(1), 14. https://doi.org/10.53697/iso.v5i2.2781

Jeurissen, R. John Elkington, Cannibals With Forks: The Triple Bottom Line of 21st Century Business. Journal of Business Ethics 23, 229–231 (2000). https://doi.org/10.1023/A:1006129603978

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2019). Kebijakan ekonomi biru dalam pembangunan kelautan dan perikanan. Jakarta: KKP RI. https://ti.or.id/wp-content/uploads/2023/03/2023.03.13-Kebijakan-Ekonomi-Biru-KKP.pdf

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications. https://lccn.loc.gov/2018034217

Nasution, R. K. A., et al. (2023). Keberlanjutan wisata mangrove Silau Laut dalam perspektif ekologi dan pariwisata. Jurnal Ekonomi, Manajemen Pariwisata dan Perhotelan, 4(1). https://doi.org/10.55606/jempper.v4i1.3903

OECD. (2016). The ocean economy in 2030. Paris: OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/9789264251724-en

Pauli, G. (2010). The blue economy: 10 years, 100 innovations, 100 million jobs. Taos, NM: Paradigm Publications.https://books.google.com/books/about/The_Blue_Economy.html?id=aJ3HZD1H7ZsC

Santos, R., et al. (2020). Linking coastal ecosystem services to human well-being: Insights from the blue economy. Marine Policy, 119, 104061. https://doi.org/10.1016/j.marpol.2020.104061

Spalding, M. D., Ruffo, S., Lacambra, C., Meliane, I., Hale, L. Z., Shepard, C. C., & Beck, M. W. (2014). The role of ecosystems in coastal protection: Adapting to climate change and coastal hazards. Ocean & Coastal Management, 90, 50–57.https://doi.org/10.1016/j.ocecoaman.2013.09.007

Syifauddin, M., & Kurniawan, E. (2025). Pengembangan sustainable tourism pada masyarakat multikultur di Karimunjawa dengan pendekatan Blue Economy. Integralistik, 36(2). https://doi.org/10.15294/integralistik.v36i2.29397

U. Agni Andrea, G., Nisa, F. L., & Pakpahan, R. (2025). Implementasi blue economy pada sektor pariwisata pesisir atau bahari di Pantai Dalegan – Gresik. Altasia: Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(2), 10300. https://doi.org/10.37253/altasia.v7i2.10300

United Nations Environment Programme. (2015). Blue economy: Sharing success stories to inspire change. Nairobi: UNEP. https://wedocs.unep.org/handle/20.500.11822/9844

United Nations World Tourism Organization. (2018). Tourism for development. Madrid: UNWTO. https://doi.org/10.18111/9789284419746

Upa, K. A., & Tidore, M. D. (2024). Upaya menjaga Labuan Bajo sebagai sustainable tourism melalui prinsip sustainability dan Blue Economy. Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial, 5(8), 21–30. https://doi.org/10.6578/triwikrama.v5i8.7330

World Bank. (2017). The potential of the blue economy: Increasing long-term benefits of the sustainable use of marine resources. Washington, DC: World Bank Group. https://doi.org/10.1596/26843

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications (Vol. 6). Thousand Oaks, CA: Sage. https://sl1nk.com/ONp81