Strategi Manajemen Penerimaan Mahasiswa Jalur Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dalam Meningkatkan Daya Saing Fakultas Hukum Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Main Article Content
Abstract
RPL merupakan kebijakan pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang dari pengalaman kerja, pendidikan nonformal, maupun informal untuk memperoleh pengakuan akademik setara dengan capaian pembelajaran formal. Implementasi RPL menjadi strategi penting dalam menarik minat calon mahasiswa profesional yang telah memiliki pengalaman kerja, namun belum memiliki kualifikasi akademik formal. Penelitian ini menekankan bahwa keberhasilan penerimaan mahasiswa jalur RPL sangat bergantung pada kesiapan kurikulum dan manajemen fakultas. Kurikulum berperan sebagai inti dari pelaksanaan RPL yang harus dirancang dengan mempertimbangkan tiga aspek utama, yaitu (1) fleksibilitas struktur kurikulum, (2) kesetaraan capaian pembelajaran, dan (3) validasi pengalaman kerja. Melalui desain kurikulum adaptif berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Curriculum), fakultas dapat menjamin kesetaraan mutu akademik antara mahasiswa jalur reguler dan jalur RPL. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi manajemen penerimaan mahasiswa RPL yang efektif melibatkan perencanaan berbasis analisis SWOT, penguatan tata kelola akademik, serta peningkatan kerja sama dengan lembaga profesi dan dunia industri. Penerapan strategi ini tidak hanya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat profesional, tetapi juga memperkuat posisi kompetitif Fakultas Hukum UNSURYA di era digital.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Elimar, T., Lestari, A. A., Susyanti, S., Fitri, M. R., & Fatmayanti, E. (2024). Strategi Promosi Penerimaan Mahasiswa Baru di Lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri . Leader: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 176–185. https://doi.org/10.32939/ljmpi.v2i1.3790
European Commission. (2019). European guidelines for validating non-formal and informal learning. Publications Office of the European Union. https://doi.org/10.2766/48842
Fadillah, H., Rizky, M. C., Setiawati, A. ., Yana, M. T. ., & Sandrinaya, C. M. . (2025). The Role of Policy and Regional Leadership in Job Motivation Among Generation Z Awareness . Research Horizon, 5(3), 521–532. https://doi.org/10.54518/rh.5.3.2025.609
Fikra, H., & Darmalaksana, W. (2022). The Success of Student Scientific Publications: Case Study of Islamic Higher Education in Indonesia. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 14(4), 5463-5476. doi:https://doi.org/10.35445/alishlah.v14i4.1661
Garaika, G., & Feriyan, W. (2019). Promosi Dan Pengaruhnya Terhadap Terhadap Animo Calon Mahasiswa Baru Dalam Memilih Perguruan Tinggi Swasta. Jurnal AKTUAL, 16(1), 21. https://doi.org/10.47232/aktual.v16i1.3
Harmen, Hilma, Muhammad Tri Darma. (2018). The Effect of Talent and Knowledge Management on Employee Performance at PT. Perkebunan Nusantara II (Survey of the Tanjung Morawa Board of Directors office. Journal of Business and Management Concepts. Vol. 4 (2), pp. 114-129.
Herliana, Y. (2023). Recognition of prior learning for professional students. Journal of Vocational Studies, 7(1), 46–58.
Hidayat, S. (2022). Curriculum flexibility and learning recognition system in higher education. Jurnal Pendidikan, 14(2), 99–110.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. (2021). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 41 Tahun 2021 tentang rekognisi pembelajaran lampau. Kemendikbudristek.
Knight, J. (2015). International universities: Misunderstandings and emerging models. Journal of Studies in International Education, 19(2), 107–121. https://doi.org/10.1177/1028315315572899
Kurniawan, D. (2023). Strengthening institutional competitiveness through academic digitalization. Journal of Public Policy, 15(3), 221–234.
OECD. (2021). Recognition of prior learning: Practices and challenges. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/6f1c2c6b-en
Pratama, R. (2023). Implementation of outcome-based education in higher education curriculum reform. Journal of Education and Learning, 12(4), 553–564. https://doi.org/10.5539/jel.v12n4p553
Putra, B. (2023). SWOT analysis for higher education strategy formulation. Governance Journal, 10(2), 115–129.
Rahman, A. (2022). Higher education competitive strategy. Journal of Management Science, 3(1), 33–49.
Safar, I., Hidayat, A., Nurdin, N., Djafar, J. S., Haritza, D., & Riyadi, S. (2024). Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia: Program Rekognisi Pembeljaran Lampau Menjaga Kualitas Dengan Petunjuk Teknis Yang Berbasis Mutu. Celebes Journal of Community Services, 3(2), 39–44. https://doi.org/10.37531/celeb.v3i2.1656
Sari, D. R. (2024). Challenges and strategies for implementing education management in the digital age. Gestion Educativa, 1(2), 1–8.
Sari, E. A., & Wijaya, L. S. (2020). Strategi Promosi Melalui Direct Marketing Untuk Meningkatkan Jumlah Mahasiswa Baru. Jurnal Ilmu Komunikasi, 17(1), 16. https://doi.org/10.31315/jik.v17i1.2608
Ullrich, Andre. et al. (2023), Employee Involvement and Participation in Digital Transformation: a Combined Analysis of Literature and Practitioners' Expertise. Journal of Organizational Change Management, Vol 36 No 8 (29-48): Emerald Publishing Limited.
Wardi, J., Putri, G. E., & Johar, O. A. (2022). Promosi Dalam Menarik Minat Mahasiswa Baru: Sebuah Tinjauan Kegiatan Promosi Di Universitas Lancang Kuning. Jurnal Ilmiah Ekonomi Dan Bisnis, 19(1), 94–100. https://doi.org/10.31849/jieb.v19i1.8250
Wijaya, A. (2024). Strategic enrollment management in universities. International Journal of Education Policy, 18(4), 67–82. https://doi.org/10.1080/19415532.2024.2345678
Zohriah, A., Patimah, S., Fitri, N., & Satria, E. (2025). The Managerial Problems in Realizing Educational Innovation in the Digital Era in Indonesia. El-Idare: Journal of Islamic Education Management, 11(1), 171-179. https://doi.org/10.19109/elidare.v11i1.28512